Jalan - jalan pagi ke Punclut

15.10



 30 Desember 2012


Menjelang pergantian tahun, saya , mamah, dan adik saya pergi jalan-jalan pagi ke punclut. Sebenernya sih tujuan utamanya adalah ingin makan ikan bakar. 

Setiap hari minggu, jalan punclut selalu dipenuhi oleh pedagang. Mulai dari makanan, hingga pakaian pun ada. Punclut juga terkenal dengan rumah makan yang menyediakan berbagai macam makanan. Khasnya adalah nasi merah.

Setelah memarkirkan sepeda motor, saya berserta mamah dan adik saya bergegas untuk mendaki jalan punclut. Ya, mendaki. Karena jalan punclut ini ‘nanjak’. Semakin ke atas, jalan nya semakin curam. Tujuan kami adalah menuju rumah makan yang berada di atas punclut.

Jalan Punclut yang menanjak
Jalan punclut yang semakin menanjak
Mamah dan Naura

Setelah perjuangan berjalan dari bawah, akhirnya sekitar 1 jam kemudian kami sampai di rumah makan yang dituju. Lama banget ya? Hal ini dikarenakan adik saya berjalan sangat lambat. Disepanjang perjalanan ia mengeluh cape. Tapi ketika saya tawari untuk digendong, ia menolak. Ya sudahlah.
Sesampainya dirumah makan, kami memesan 2 ikan bawal bakar, 2 tahu, dan 2 tempe. Kami kira ikannya kecil, tetapi ternyata ikannya cukup besar. Jadi kami hanya memakan 1 ikan saja, sisanya kami bungkus termasuk sambal yang masih tersisa.
Nasi Merah
Lalaban Daun Sampeu, Daun Pepaya, dan Mentimun
Sambel yang extra seuhah
Ikan Bakar, the masterpiece

Pemandangan sekitar rumah makan juga cukup indah. Berikut gambar pemandangan yang sempat saya ambil:
Pemandangan (1)
Pemandangan (2)

You Might Also Like

1 komentar

Google+ Followers

Subscribe