OutBond Bidik Misi ITB Angkatan 2011

08.59


Salah satu program Bidik Misi adalah pengembangan karakter. Pada kesempatan kali ini, metode pengembangan karakternya sangat menyenangkan, yaitu melalui outbond. Kegiatan yang dilakukan adalah Bermain Paint Ball dan Rafting (Arung Jeram). Nah, kebetulan saya belum pernah mencoba kedua permainan tersebut. Jadi, saya cukup terkesan dengan outbond kali ini. Outbond ini dilakukan di daerah Situ Cileunca, Pangalengan, Kab.Bandung.

Dalam Bus
Awalnya kami berkumpul di gerbang depan ITB pada pukul 06.00 . Disana kami melakukan registrasi ulang keberangkatan dan sarapan bersama. Secara umum, kami dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Kami berangkat pada pukul 07.25 . Dibutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mencapai lokasi.

Suasana Area Paint Ball

Narsis Dikit

Jalan-jalan di jalan setapak

Setibanya dilokasi, terlebih dahulu kami menuju area paint ball. Begitu turun dari bus, muncullah panggilan alam. Apa itu? Buang air kecil hehe.. Kebetulan udaranya cukup dingin. Jadi saya lumayan beser. Tetapi kakak fasilitator mengatakan bahwa disana tidak ada toilet. Jadi, kalo ingin B.A.K kita harus mencari pohon yang agak terpencil (hohoho).

Bikin Lingkaran
Sebelum bermain paint ball, kami melakukan games yang cukup panjang. Mulai dari membentuk lingkaran, yel-yel bidik misi, berhitung menggunakan bahasa daerah masing-masing, hingga pada akhirnya kami harus bermain “hitungan jreng-jreng”.  Dalam games ini, kita terbagi menjadi kelompok kecil yang beranggotakan sekitar 8 orang (kelompok ini terbentuk berdasarkan games lingkaran yang dilakukan sebelumnya). Setiap kelompok berada dalam posisi melingkar. Oh ya, nama kelompok kami adalah kelompok ulat.

Dalam games hitungan jreng-jreng ini terdapat 3 sesi. Sesi pertama, kita harus menyebutkan angka secara menaik dari angka 1 secara bergantian (bila telah mencapai orang terakhir, dilanjutkan dengan orang pertama). Pada sesi pertama ini belum ada jreng-jreng nya. Pada sesi kedua, muncullah kata-kata jreng yang memusingkan. Dalam sesi ini, bilangan yang merupakan kelipatan 5 harus diganti dengan kata jreng. Ini cukup mudah karena kelipatan 5 itu sangat familiar. Pada sesi ketiga, kita harus mengganti kelipatan 7 dan bilangan yang terdapat angka 7 dengan kata jreng. Disinilah mulai terjadi kebingungan itu. Saya kerap kali salah dan rada lola dalam menyebutkan kata jreng dan bilangan setelah kata jreng.

Sekitar pukul 12.30, games paint ball pun dimulai. Kebetulan berdasarkan hasil suit, kelompok kami mendapat giliran pertama untuk bermain paint ball. Kami harus menghadapi kelompok kucing. Games paint ball ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah sesi adapatasi. Kita mencoba untuk menembak lawan. Sesi kedua adalah sesi rebut bendera (kalo tidak salah, namanya terminator). Pada sesi ini, kira harus mengambil bendera milik lawan. Dan saya adalah orang yang pertama kali tertembak dan harus keluar dari area. Ya sudahlah.

2 jam kemudian, kami pun pergi ke area rafting. Yeah, permainan yang saya tunggu-tunggu. Kami memulai rafting dari bawah jembatan situ cileunca. Satu perahu karet dinaiki oleh 7 orang (1 orang merupakan pemandu). Kebetulan saya duduk didepan perahu karet dan memegang dayungnya. Saya rada kagok saat memegang dayung. Karena ini memang kali pertamanya saya memegang dayung.

Arus sungai yang kami lalui cukup deras. Oleh karena itu, sang pemandu harus bekerja ekstra keras untuk mengarahkan perahu karetnya. Pemandu kami orangnya cukup kocak. Ia sering bercanda sehingga suasana rafting pun semakin meriah. Perahu karet kami beberapa kali nyangkut di batu besar, sehingga kami harus menggoyang-goyangkan perahunya. Goyang –goyang terus ~~ .

Setelah puas rafting selama 30 menit, kami berganti pakaian dan bergegas untuk pulang. Sebelum pulang, saya membeli permen caramel susu dan kerupuk susu sebagai oleh-oleh untuk orang-orang dirumah.
Oleh-oleh: Kerupuk Susu dan Permen Susu Karamel

You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Subscribe