“Lebay”nya tugas sekolah anak SD

11.04


Seorang anak SD yang menunggu tugasnya diprint



Di era yang sangat modern ini, perkembangan komputer dan internet sangatlah pesat. Kita dapat mencari informasi apapun dengan internet. Oleh karena itu, agar tidak ketinggalan zaman kita harus membiasakan diri dengan semua teknologi tersebut. Tak terkecuali para pelajar SD. Tugas sekolah mereka sekarang banyak yang harus dicari di Internet.

Kebetulan untuk mengisi waktu luang, saya selalu menjadi penjaga warnet di rumah. Warnet yang saya jaga selalu penuh didatangi oleh anak-anak. Mulai dari yang hanya sekedar main game di internet, maupun yang mencari tugas sekolah di internet. Bagi anak-anak yang mengerjakan tugas sekolah diwarnet, saya sangat mengapresiasi mereka dengan menurunkan biaya printnya.

Kira-kita dua tahun yang lalu, masih jarang ada anak SD yang ke warnet untuk mengerjakan tugas. Tetapi sekarang, pasti ada saja setiap harinya anak-anak SD yang mengerjakan tugasnya ke warnet. Mereka biasanya ditugaskan untuk mencari berbagai artikel di internet. Misalnya biografi pahlawan nasional, Jenis-jenis hewan dan tumbuhan, dan lain-lain.

Karena semakin hari semakin banyak anak SD yang ke warnet untuk mengerjakan tugas, saya pun mulai kesal. Lho kesal kenapa? Karena banyak dari mereka yang sama sekali belum tau ‘apa itu internet?’ dan banyak diantaranya yang belum pernah menggunakan komputer. Walhasil saya yang sangat kerepotan. Anak-anak SD biasanya hanya menyewa komputer, lalu memanggil saya untuk mencarikan artikel yang sedang dicarinya. Jadi intinya, sayalah yang harus mengerjakan semua itu.

Pernah suatu hari saya harus mengerjakan hampir semua tugas anak kelas 5 SDN S******* Bandung (Hampir sekelas). Kenapa bisa begitu? Mereka berduyun-duyun datang ke warnet yang saya jaga, kemudian antri untuk menggunakan komputer, lalu meminta bantuan saya untuk mencarikan artikelnya. Meskipun ada beberapa orang anak yang sudah bisa mencarinya sendiri, tetapi mereka biasanya bermasalah dalam proses save, copy paste dll.

Hal yang lebih membuat saya kesal lagi adalah apabila ada anak SD yang datang ke saya lalu meminta bantuan untuk mencarikan sebuah artikel, misalnya tentang tanaman. Lalu saya tanya,”mau tanaman apa?”. Ia menjawab,”engga tau.” . Saya bertanya lagi,”ya udah tanaman anggrek aja ya?”. Ia bilang,”terserah aja.”. Lha, itu tugas dia tapi kok terserah saya sih.

Kadangkala juga ada anak SD yang datang bersama ibunya. Sang ibu biasanya mengeluhkan tugas-tugas anaknya yang sangat merepotkan. Saya hanya bisa menanggapi alakadarnya karena sudah bosan juga mengerjakan tugas-tugas anak SD.

Jadi kalo situasinya begini terus, maka yang akan terjadi adalah:
  •  Uang akan terbuang cukup besar untuk mengerjakan tugas ini.
  • Biasanya artikel yang sudah dicari langsung dikumpulkan ke guru nya tanpa dibaca atau dipahami oleh sang anak. Walhasil tugas mencari artikel ini akan sangat sia-sia
  •  Anak SD akan terbiasa dengan copy paste tugas sehingga membiasakan mereka menjadi seorang plagiat.
  •  Sangat membebankan orang tua karena untuk mengerjakan tugas ini, mereka harus pergi ke warnet
  • Anak akan kurang kreatif karena yang dilakukan dalam tugas ini adalah hanya sekedar copy paste saja.


Meskipun banyak sisi negatifnya, mungkin juga terdapat sisi positifnya, yakni si Anak jadi engga gaptek. Tapi dengan mengenalkan teknologi internet kepada anak tanpa adanya bimbingan, arahan, dan pengawasan dari orang tua malah akan menjerumuskan sang anak pada hal-hal yang negatif. Pengawasan sulit dilakukan oleh orang tua karena sang anak biasanya mengakses internet di warnet karena mereka tidak memiliki koneksi internet dan komputer dirumahnya. Jadi seharusnya tugas yang diberikan oleh guru kepada anak SD harus mempertimbangkan berbagai macam aspek.

FYI : Tema tugas anak SD hari ini adalah tentang INDUSTRI.Sejak tadi pagi, udah banyak yang datang ke warnet untuk mencari tugas ini.

You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Subscribe