Random Story : Kisah Penjaga Warnet #1

20.48

Alkisah di suatu kampung, sebut saja kampung Sayuran terdapat suatu warung internet (Warnet). Karena pemiliknya bingung untuk menamai warnet tersebut, akhirnya warnet tersebut diberi nama “noname”, ya Tanpa Nama. Dari awal berdiri hingga sekarang, jumlah PC nya tetap karena memang ruangan warnet tersebut sangatlah kecil.

Syahdan, warnet tersebut di urus oleh seorang pemuda. Pemuda tersebut mengurusi warnet mulai dari maintenance hardware setiap PC, mengecek keadaan software setiap PC, mengontrol kestabilan internet, dan tugas lainnya. Akan tetapi pemuda tersebut hanya menunggui warnet dikala libur kuliah (atau kalo sedang stay tuned dirumah).

Syahdan, pemuda tersebut merasa bosan karena kehidupan di warnet sangatlah statis. Ia berpikir bahwa tidak ada tantangan berat yang harus ia hadapi. Hal yang paling ia tidak senangi adalah karena ia harus menjawab berulang-ulang pertanyaan, “Aa, ada yang sebentar lagi?”. Secara default ia pasti menjawab, “Personal semua, tunggu aja”. Begitulah kejadian tersebut terulang sampai warnet tersebut tutup.

Belum lagi apabila musim tugas sekolah tiba. Para murid sekolah dasar berbondong-bondong datang ke warnet tersebut dengan misi yang pasti sama setiap periodenya. Pemuda itu selalu merasa kasihan dan kesal terhadap para siswa sekolah dasar tersebut. Kasihan, karena menurut pandangan pemuda tersebut tugasnya kurang relevan. Mereka ditugaskan mencari berbagai artikel di internet padahal mereka belum tentu paham cara untuk mencari artikel tersebut. Kesal, karena seperti telah disebutkan sebelumnya, kebanyakan dari mereka tidak bisa mencari artikel sendiri sehingga pemuda itu harus mencarikannya untuk mereka.

Syahdan, pemuda itu kerap kali kesal dengan ulah para pemain warnet. Mereka biasa mengeluh, “Aa kenapa ini susah, komputernya lemot banget”. Seketika itu juga pemuda itu menghampiri sang pemain warnet tersebut. Tapi apa yang ia dapati? Terdapat lebih dari 30 jendela Mozilla Firefox yang muncul di layar LCD. Sungguh terlalu. Tapi apa boleh buat?
Berbagai kejadian unik, menarik, dan mengesalkan dihadapi oleh pemuda tersebut. Berbagai tantangan yang selalu sama pun selalu ia hadapi. Bersambung..

TKP #1

TKP #2



You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Subscribe