Banjir di Cibaduyut Membahana Badai

No Comments
Monumen sepatu Cibaduyut
src : http://tipsberwisatamurah.com/wp-content/uploads/2013/12/Cibaduyut-Tempat-Wisata-Bandung.jpg

Kemarin, setelah sholat jumat, saya beserta teman-teman saya (Satyavathi) mengunjungi Cibaduyut untuk mencari produsen sepatu. Saya sholat jumat di masjid Al -Ukhuwah Wastukencana, karena kami janjian untuk bertemu di depan BIP. Kami berangkat bersama ke Cibaduyut menggunakan mobil salah satu teman saya. Sebut saja namanya ST. Seharusnya kami berangkat berempat, tetapi salah seorang teman kami, sebut saja namanya TR sakit. Jadi kami hanya berangkat bertiga. Rencananya kami akan membuat sepatu unik berdasarkan desain dari kami sendiri. Mau tau seperti apa desainnya? Rahasia dulu ya... Ntar di posting kok

Disana kami mengunjugi 2 bengkel sepatu. Rencananya sih kita mau mengunjungi minimal 3 bengkel sepatu supaya kita bisa membandingkan harganya. Tetapi saat kami mengunjugi bengkel sepatu kedua, yaitu Linda Collection, hujan turun dengan deras. Jadi kami memutuskan untuk berteduh dulu disana. Kami merasa beruntung karena hujan turun pada saat kami sedang berada di bengkel. Kalo hujan turunnya saat kami jalan kali di Cibaduyut pasti rempong.

Setelah kurang lebih 15 menit hujan turun, salah seorang pekerja bengkel bercerita kalau di Jalan Cibaduyut sering banjir hingga mencapai pinggang orang dewasa. Kami hanya menjawab, "Oh..". Setelah itu sang pekerja bertanya,"Kesininya pake apa?". "Pake mobil mas", jawab ST sang pemilik mobil. Pekerja bengkel itupun kembali bertanya, "Parkirnya dimana?". "Dijalan depan mas", seru kami. "Wah disana suka banjir, mending cepetan pindahin mobilnya", tukasnya memberi tahu.

Oh my god. Kami pun panik. Segera setelah itu, kami bergegas menuju jalan utama cibaduyut. FYI, bengkel sepatu linda berada di jalan kecil disamping Jalan Cibaduyut. Saat kami sampai dijalan utama cibaduyut, kami shock, terutama ST, sang pemilik mobil. Dijalan tersebut, ketinggian air sudah diatas lutut. Kami pun cemas. Mobil diparkirkan agak jauh dari belokan jalan Linda Collection. Kami pun H2C berjalan menghampiri mobilnya ST. Diterpa angin kencang, menyusuri banjir, kecipratan sampah, it's a life in Cibaduyut when rain is coming

Untungnya kami parkir ditempat yang agak jauh sehingga banjirnya masih semata kaki. Syukurlah. Kalau kami terlambat datang, mungkin mobil ST sudah terendam. Kami pun bergegas meninggalkan Cibaduyut dengan perasaan penuh syukur. 

Banjir.. huft huft


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar