Belajar jepang #Episode 1

21.31

Sudah 3 minggu saya belajar bahasa jepang di UPT Bahasa ITB. Saya diajari oleh dua orang pengajar. Pengajar pertama adalah Bu Isye. Beliau mengajarkan huruf. Sedangkan pengajar kedua adalah Bu Etti. Beliau mengajarkan percakapan dalam bahasa Jepang.

Gimana rasanya belajar bahasa jepang? Sejauh ini Rame tapi susah. Rame karena pengajarnya menyampaikan materi dengan metode sangat menyenangkan. Di sela-sela pengajaran, pasti ada cerita tentang kehidupan di Jepang. Susah karena saya masih belum hafal huruf - hurufnya. hehe. Tapi kalo lebih rajin lagi belajarnya pasti bisa.



Oh iya, saya mau cerita dikit tentang bahasa jepang. Ini dia :

Tulisan diambil dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Jepang
Tulisan bahasa Jepang berasal dari tulisan bahasa China (漢字/kanji) yang diperkenalkan pada abad keempat Masehi. Sebelum ini, orang Jepang tidak mempunyai sistem penulisan sendiri.
Tulisan Jepang terbagi kepada tiga:
  • aksara Katakana (カタカナ); keduanya berunsur daripada tulisan kanji dan dikembangkan pada abad kedelapan Masehi oleh rohaniawan Buddha untuk membantu melafazkan karakter-karakter China.
Kedua aksara terakhir ini biasa disebut kana dan keduanya terpengaruhi fonetik Bahasa Sanskerta. Hal ini masih bisa dilihat dalam urutan aksara Kana. Selain itu, ada pula sistem alihaksara yang disebut romaji.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.

Nah, saya baru belajar huruf hiragana dan katakana saja. Kalau kanji kayaknya susah banget (kata orang orang sih gitu). Karena saya masih bingung tentang perbedaan huruf hiragana dan katakana, saya pun bertanya kepada seorang teman SMA yang kebetulan sekarang sedang kuliah di Sastra Jepang UPI. Berikut notulensinya hehe :

1. Kenapa harus ada katakana? karena untuk membedakan kata asli jepang dengan kata serapan bahasa asing. Hiragana digunakan untuk menuliskan kata asli jepang. Sedangkan katakana digunakan untuk menuliskan istilah-istilah asing. Tetapi ada juga bahasa jepang asli yang menggunakan katakana, fungsinya untuk mempertegas kata tersebut.

Sekilas sejarah : Kenapa ada katakana? Pada zaman dahulu di jepang, hiragana dan katakana,digunakan oleh gender yang berbeda. Hiragana untuk perempuan karena banyak likuk-likuknya.Sedangkan katakana digunakan untuk laki-laki karena memiliki garis yang lebih tegas.

2. Apa itu kanji? Apakah kanji jepang sama dengan kanji cina? Kanji itu berasal dari 2 kata. "Kan" yang artinya negeri Cina dan "Ji" yang artinya huruf. Kanji itu berasal dari Cina. Hanya karena terlalu rumit, kanji disederhanakan oleh orang jepang. Nah kanji cina dan jepang itu, ada yang memiliki bentuk yang sama dan arti yang sama. Ada pula yang memiliki kesamaan bentuk tapi artinya berbeda.

3. Kapan kanji itu dipakai dalam bahasa jepang? Ketika si penulis mengerti kanji itu harus dibaca apa. Kanji dapat digunakan kapanpun, asalkan si penulis memahaminya. Biasanya, penulis juga menuliskan furigana supaya pembaca mengerti pembacaan kanji. Furigana (振り仮名?) adalah kana berukuran kecil pada bahasa Jepang tertulis yang dituliskan dekat suatu kanji atau aksara lain untuk menunjukkan pelafalan.

Di Jepang, hampir semua majalah, koran, TV, dll menggunakan kanji. Hanya pada buku anak-anak dan buku pelajaran bahasa jepang dasar saja yang tidak terdapat huruf kanji (Pantesan di buku les bahasa jepang dasar punya saya, jarang banget kanjinya hehe).

Semangat belajarnya !!





You Might Also Like

2 komentar

  1. aaa serem banget yak bahasa jepang haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha
      sebenernya aku lebih tertarik bahasa korea sih. tapi entah kenapa malah daftarnya bahasa jepang.

      *bahasa korea itu lebih melankolis menurutku
      hehe

      Hapus

Google+ Followers

Subscribe