Kuliah di Luar Negeri. Mungkinkah?

17.53


Belajar di luar negeri adalah keinginan klasik yang saya simpan sejak lama. Mungkinkah?

Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi keinginan saya tersebut. Berikut ini adalah beberapa alasannya:

1. Saya ingin memperluas sudut pandang saya tentang Dunia. 
Saya adalah orang yang jarang sekali bepergian ke tempat yang jauh. Yang saya tau hanya Bandung -Kampus Rumah- dan sekitarnya. Oleh karenanya, saya berpikir seperti layaknya orang-orang bandung kebanyakan berpikir. Sudut pandang yang saya miliki sangat terbatas.

Saya ingin belajar tentang kehidupan yang dimiliki oleh negara maju. Saya mendengar informasi bahwa mereka sangatlah disiplin terhadap waktu. Ya, bertolak belakang sekali dengan keadaan yang ada di Indonesia. Apabila ada orang yang terlambat, kemudian dia meminta maaf, ya tidak ada pilihan lain selain memaafkannya. 

Dunia ini begitu luas. Allah SWT pasti menciptakan dunia yang luas ini dengan suatu maksud. Mungkin agar kita bisa menjelajahinya dan mendapatkan pelajaran dari setiap jengkalnya. Saya yakin, setiap pelajaran yang diperoleh akan membuat saya menjadi pribadi yang lebih dewasa dengan sudut pandang yang sangat luas.

2. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.
Intinya, saya ingin belajar di tempat yang benar-benar pusatnya. Dengan berada di lingkungan yang kondusif untuk belajar, seharusnya bisa mempermudah saya untuk belajar lebih baik.

Saya juga ingin mempelajari etos belajar yang dimiliki oleh orang-orang di negara maju. Saya akui, bahwa saya adalah orang yang malas untuk belajar. Selalu saja ada 1001 alasan yang menghalangi saya untuk belajar. Padahal proses belajar adalah hal yang harus dilakukan seumur hidup. Saya ingin melihat dengan mata kepala saya sendiri, bagaimana semangat belajar orang-orang di negara maju. Saya juga ingin bisa menularkan semangat tersebut di daerah saya.

3. Menjadi agen muslim di negara minoritas
Untuk poin ini, saya terinspirasi dari Buku 99 cahaya dilangit eropa. Fatma, salah satu tokoh di novel, mengingatkan Hanum untuk menjadi seorang agen muslim yang baik di negara minoritas islam. Hal ini berkaitan pula dengan Dakwah yang mejadi kewajiban bagi setiap muslim. Bila berada di luar negeri, saya pun ingin menjadi seorang agen muslim yang menyebarkan kebaikan. Saya ingin mengubah pandangan negatif masyarakat dunia tentang muslim. Ya, Islam adalah agama yang Kedamaian, muslim bukan teroris.

Mungkinkah?
Itu semua tergantung saya (dan kehendak Allah SWT tentunya). Apakah saya bisa memantaskan diri untuk bisa belajar di negeri orang. Sudah seberapa pantaskah saya? Persiapan apa saja yang telah saya lakukan?

Mulailah pantaskan diri agar saya menjadi orang yang benar-benar pantas untuk belajar di luar negeri.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Bisa kok gilaang.
    Srtuju banget sih, kita bisa dapet sudut pandang yang baru.
    Dan memang agak gimana yaaa, kalo seumur hidup cuma pulang-pergi Bandung-Cimahi.

    Hahaha.

    Sok atuh, jadi mau ke mana?

    BalasHapus

Google+ Followers

Subscribe