Frau, Musisi Jenius dari Indonesia

No Comments
Intro
Beberapa minggu yang lalu saya mengunjungi LPDP EduFair 2015 di Jakarta. Saya datang ke sana sebenarnya hanya ikut-ikutan saja. Hanya menjadi followers. Begitu sampai dilokasi, saya bingung. Di sana banyak sekali orang. Di dalam ruangan, terdapat banyak sekali stand. Karena saya hanya ikut-ikutan dan tidak merencanakan akan datang ke stand mana, saya hanya curi-curi dengar dari penjelasan yang disampaikan di setiap stand. 

Diantara sekian banyak stand, terdapat panggung yang cukup besar di depan ruangan. Panggung tersebut diisi bergantian oleh setiap lembaga pemberi beasiswa. Disela-sela acara pemaparan beasiswa, terdapat pula sesi break yang diisi oleh berbagai macam penampilan yang menghibur. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian saya adalah penampilan seorang wanita muda yang bernyanyi sambil bermain piano elektrik. Dia menyanyikan lagu ciptaan sendiri yang sangat unik dan indah. Dialah Leiliani Hermiasih atau memiliki nama panggung FRAU, yang dalam bahasa jerman berarti nyonya.

Frau sedang bernanyi di LPDP Edufair. Saya ambil fotonya dari jauh. hehe

Siapakah sebenarnya Frau?
Berikut ini adalah penjelasan yang saya kutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Frau

sumber : http://jogjareview.net

Lani atau Frau merupakan musisi, pianis andal, penyanyi, serta pencipta lagu yang bisa amat ekspresif saat di panggung. Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah menciptakan sekitar 18 lagu yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari.

Dalam perjalanan bermusiknya, Frau setia ditemani Oskar, nama piano digital Roland RD700SX buatan 1990-an miliknya. Lani belajar piano sejak kelas 1 SD dan berhenti kursus mulai sekolah menengah pertama. Ia juga sempat belajar gitar bas. Meski sudah meraih beberapa penghargaan, Frau mengaku tidak ingin terlena di dunia industri musik, dengan alasan musik baginya hanyalah sebatas hobi. Alasan lainnya karena Frau tidak mau industri hiburan mengganggu studinya karena berencana melanjutkan ke jenjang S-2 begitu lulus dari S-1.

Frau mengagumi Chrisye, Vina Panduwinata, grup Zoo —band rock eksperimental asal Yogyakarta, Regina Spektor, Joanna Newsom, Feist, Joni Mitchell, Fiona Apple, Tom Waits. Suzanne Ciani, Andrew Lloyd Webber musicals dan Ben Folds Five.

Pada awal rekaman, ia hanya merekam lagu di kamarnya dengan alat sederhana, yaitu komputer jinjingnya yang ia beri nama Amelie, yang kemudian diunggah di MySpace. Tak dinyana lagu-lagunya mendapat sambutan hangat dari publik dan membuat Lani memutuskan untuk membagi karya-karyanya secara gratis. Setelah melewati proses mixing ulang, pada tanggal 1 Maret 2010, enam lagu pilihan dirilis dalam album Starlit Carousel yang dapat diunduh gratis di net label Yes No Wave Music. Sebulan kemudian versi CD dirilis dibawah label Cakrawala Records dengan bantuan distribusi dari Demajors. Dalam format CD tersebut terdapat 1 hidden-track dan video musik yang berjudul "Intensity, Intimately". Frau menuai popularitas setelah ia tampil pada program televisi Kick Andy yang disiarkan oleh Metro TV.

Setelah absen selama 1 tahun, Frau kembali merekam lagu-lagu baru untuk album barunya yand berjudul "Happy Coda". Album "Happy Coda" dirilis pada tanggal 19 Agustus 2013 oleh Yes No Wave Music. Sebelumnya pada tanggal 27 Juni 2013, Frau merilis sebuah single berjudul "Tarian Sari" yang merupakan bagian dari album "Happy Coda".

Setelah pertama dirilis dalam format digital unduh bebas dan kemudian menyusul buku partiturnya agar setiap orang dapat bebas memainkan bahkan menggubah lagu-lagunya, album kedua Frau bertajuk Happy Coda dikeluarkan dalam format cakram padat (CD). Cakram padat Happy Coda diproduksi oleh Cakrawala Records dengan bantuan distribusi dari demajors Independent Music Industry.

Leilani tampil pertama di panggung sebagai Frau setelah kepulangannya ke Indonesia pada tanggal 8 November 2014 dalam pembukaan pameran etnografi Memoar Tanah Runcuk yang diadakan oleh Center for Tanah Runcuk Studies. Frau tampil membuka pameran bersama 2 musisi Yogyakarta lain yaitu grup musik Jalan Pulang dan Gardika Gigih.

Mesin Penenun Hujan
Salah satu lagu yang saya sukai dari Frau adalah lagu mesin penenun hujan. Lagu tersebut memiliki lirik yang sangat indah. Irama musiknya pun saya suka. 

Ini dia lagunya yang saya temukan dari Youtube:


Merakit mesin penenun hujan,

hingga terjalin terbentuk awan
Semua tentang kebalikan,
terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu
Keputusan yang tak terputuskan,
ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan,
kebalikan di antara kita

Kau sakiti aku, kau gerami aku

Kau sakiti, gerami, kau benci aku
Tetapi esok nanti kau akan tersadar
Kau temukan seorang lain yang lebih baik
dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan
Tapi takkan lama, ku kan jadi awan

Merakit mesin penenun hujan,

ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan,
kebalikan di antara kita

Selain itu, saya juga menyukai music cover lagu ini yang dinyanyikan oleh kunto aji. Berikut ini videonya:


Frau di Kick Andy
Frau juga pernah tampil di kick andy. Berikut Videonya:
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar