Mencoba konsisten untuk berolah raga

1 comment
Alkisah terdapat suatu kutipan,

Men sana in corpore sano
Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat

Cenah begitu.

Saya pikir kutipan tersebut sangat rasional. Tapi abaikanlah, saya tidak akan membahas dan mempermasalahkan kutipan tersebut.

Okay let's start with my story...

Setahun terakhir, saya mulai merutinkan berolahraga. Untungnya, saraga sangat memfasilitasi mahasiswa ITB dengan memberikan harga khusus.
Jogging Track : Gratis
Renang : Rp 5.000,-
Gym     : Rp 70.000,- perbulan

Untuk fasilitas olahraga lain, saya pun tak tahu. Saya hanya berolahraga pada tiga jenis olahraga tersebut.

Saya biasanya berenang minimal seminggu sekali. Biasanya setiap hari sabtu atau minggu Jam 7 Pagi. Kenapa pagi bener? Supaya tempat mandinya kosong.. haha.. Selain itu, kulit saya, terutama wajah sensitif dengan sinar matahari. Kalau renang siang-siang, biasanya langsung muncul jerawat.. hiks.

Kolam renang di ITB itu (hampir) olimpic size. Konon katanya hanya kurang beberapa senti saja untuk bisa disebut benar-benar olimpic size. Kolam renang saraga ITB ini merupakan salah  satu kolam renang terbaik di Bandung (Menurut Sayah). Selain kolamnya yang terawat, tempat bilas juga cukup bersih. Selain itu, terdapat tempat penitipan barang dengan petugas yang selalu stand by. Biasanya di tempat lain, jarang ditemukan tempat penitipan barang (misalnya kolam tirtalega, ciawitali, muara).

Suatu pagi di kolam renang saraga. Masih benar - benar sepi. Serasa kolam pribadi jadinya.. hehe


Kalau berenang, biasanya saya selalu menargetkan renang 1 KM. Jadi saya biasanya renang bolak-balik kolam renang 10 kali (10 x 2 x 50 meter). Kebanyakan renangnya pun menggunakan gaya dada karena dengan gaya ini saya bisa santai, menikmati ketenangan air dan pantulan sinar matahari di dasar kolam. Untuk gaya bebas, saya masih sering ngos-ngosan. Jadi palingan saya menggunakan gaya bebas sebanyak 2 kali bolak balik saja (200 meter).

Untuk renang sih saya sudah cukup rutin karena renang itu sangat relaxing bagi saya. Haha.. Mungkin karena tubuh manusia itu terdiri dari kebanyakan air, bila kita menyatu dengan air, kita bisa merasa lebih damai (naon random banget) haha..

Selain berenang, saya juga mulai merutinkan gym. Sebenarnya saya sudah mendaftar gym saraga sejak awal tahun ini. Tetapi karena galau tugas akhir, frekuensi gym saya semakin berkurang dan vakum begitu saja saat menjelang waktu sidang. Setelah sidang dan memasuki masa S2, saya mencoba untuk mendaftar kembali. Ya, walaupun sekarang juga masih belum konsisten karena sibuk banget (sok sibuk sebenarnya), saya berusaha untuk merutinkan kembali. Mudah-mudahan sih bisa rutin seminggu tiga kali.

Secuil gambar dari tempat gym saraga


Ending
Jadi sih sebenarnya, dengan berolah raga itu selain menyehatkan badan juga menyehatkan jiwa. lho kok bisa? Kalau dari yang saya rasakan sih, ketika kita berolah raga, terutama berkeringan, beban hidup kita itu seolah-olah menghilang. Saat keringat hasil olah raga itu muncul, rasa stess itu perlahan menghilang dan muncul rasa rileks. Mungkin sih hormon endorpin kita keluar pada saat kita berolah raga (ngasal banget pendapatnya).

Yo, pada cerita berikutnya mungkin saya akan secara spesifik menceritakan perjalanan gym dan renang saya (ampun deh perjalanan). Hmmm.. ya maksudnya mungkin kalo di gym latian saya seperti apa (kayak yang udah bener aja tapi, masih ngasal juga sih sebenernya). Haha



#Tulisan ini ditulis dalam rangka mencoba menulis satu postingan setiap hari
#Mudah mudahan konsisten deh.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar