Dua Puluh Dua

1 comment



22, Dua Puluh Dua.
Waktu yang sudah terhitung cukup lama. Dua puluh dua tahun dalam hitungan kalender masehi adalah waktu yang telah saya gunakan untuk menjalani hidup di dunia ini.

Saya teringat petuah tentang lima perkara:
Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu.

Sebentar lagi waktu muda yang saya miliki akan segera habis. Manfaatkan lima perkara tersebut sebelum digantikan oleh lima perkara lainnya. Manfaatkan waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu. Berusahalah agar masa muda kita dapat dimanfaatkan dengan segala sesuatu yang baik baik.

Masa muda yang kita miliki tidak akan pernah kembali lagi. Saya jadi teringat lagi sebuah hadist berikut:
Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat dari sisi RabbNya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu): tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal apa (hartanya tersebut) ia belanjakan serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya.” 
(HR. at-Tirmidzi no. 2416, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, jilid 10, hal 8, no. 9772 dan Hadits ini telah dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 946)

Ya, kita akan mempertanggungjawabkan masa muda kita. Untuk apakah kita menggunakan masa muda kita? Untuk menuntut ilmu? Menebar kebaikan? atau Berlalu begitu saja tanda ada hal yang berarti?

Dua puluh dua tahun.
Berusaha untuk menjadi lebih baik, lebih bermanfaat, dan dapat menebar kebaikan :)

Man Jadda Wa Jadda


-090216, 22.30
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar