Road To Korea : Mengurus Visa D2 Korea

5 comments
Alhamdulillah tahun ini saya berkesempatan untuk mencicipi bangku perkuliahan dan riset dinegeri KPop dan KDrama. Sebelum pergi kesana, cukup banyak hal yang harus saya persiapkan, salah satunya adalah Visa.

Ini adalah pengalaman pertama saya ke luar negeri. Saya membuat visa pada tanggal 5 Feb'16 bersama dengan 4 orang teman lainnya yang juga akan berangkat ke Korea. Saat itu, kami menumpang mobilnya Acan.



Lokasi kedutaan besar Korea Selatan berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 57 Jakarta Selatan. Jika kalian mencari lokasi kedutaan ini di mesin pencari (Google), akan ditemukan beberapa lokasi. Memang, kedubes Korea Selatan ini pernah beberapa kali berpindah tempat.

Berikut ini adalah waktu pelayanan konsulat/visa:
Setiap Hari Senin ~ Hari Jumat (08:30~12:00, 13:30~16:30)
Kecuali Libur Resmi Indonesia 2015 dan 3 Besar Libur Resmi Rebublik Korea

Jam Operasi Konsulat / Visa
Penerimaan Aplikasi Visa : Setiap Hari Senin ~ Hari Jumat (09:00~12:00)
Pemberian Visa : Setiap Hari Senin ~ Hari Jumat (13:30 ~ 16:30)
Kecuali Libur Resmi Indonesia 2015 dan 4 Besar Libur Resmi Republik Korea.

Adapun berdasarkan website kedubes, persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat VISA D2 (Pelajar) adalah sebagai berikut.
1. Paspor asli dan fotokopi (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi.
2. Form aplikasi beserta foto yang telah ditempel.
Untuk form aplikasi, gunakan form aplikasi umum pada tautan berikut:
http://www.mofa.go.kr/ENG/image/common/title/res/visa_application_form(15.06.15.).pdf

Karena apabila kita membuka halaman persyaratan dokumen visa D2, terdapat pula form aplikasi visa yang hanya berisi satu lembar dengan tulisan full hangeul. Awalnya kami keliru karena menggunakan form full hangeul tersebut dan bingung cara pengisiannya. Setelah bertanya pada satpam, kami diberikan form aplikasi yang benar (sesuai tautan diatas).

Alangkah lebih baik, ketika kita datang ke konsulat, kita sudah mengisi form. Dulu kami mengisinya langsung disana karena salah form. Walhasil nomor antrian kami terlewat sehingga kami harus mengambil nomor antrian baru.

3. LoA  (Asli dan Fotokopi)
LoA ini dokumen terpenting dalam pengajuan VISA ini. FYI, ketika pendaftaran double degree, persyaratan VISA ini sudah disertakan pada univ (termasuk rekening koran yang super rempong) Trus yang terpenting adalah kita juga harus menyertakan fotokopi LoA. Pada website sih tidak tercantum bahwa harus melampirkan fotokopinya. Tetapi pada saat diloket ternyata ditagih. Nah, mencari tukang fotokopi agak rempong juga.

4. Bukti keuangan.
Untuk bukti keuangan, saya melampirkan rekening koran. Berdasarkan informasi pada website, saldo rekening harus minimal USD 10.000. Dengan berbagai usaha, alhamdulillah saya berhasil mencetakkan nominal yang segitu banyaknya direkening koran.

Oh ya, terkait bukti keuangan ini disarankan berupa rekening koran karena teman saya -Acan- yang hanya melampirkan surat referensi bank, diminta untuk melampirkan fotokopi buku tabungan atau rekening koran juga (FYI, di website tertulis bahwa bukti keuangan beerupa surat referensi bank.)

Setelah menyerahkan semua dokumen, kamipun membayar biaya VISA sebesar IDR 840K
Lama proses pembuatan visa ini sekitar 4 hari kerja. Selesai membayar, kami mendapatkan lembar tanda terima untuk penambilan VISA. Pada lembar tersebut terdapat tanggal perkiraan selesainya VISA. Sebelum mengambil pun, kita harus mengonfirmasi terlebih dahulu terkait status visa pada tanggal perkitaan selesai diatas Jam 10. Nah ini dia yang bikin deg degan. Karena cari aman, akhirnya kami memutuskan untuk mengambilnya setelah mendapat konfirmasi selesai dari kedubes (tidak ujug-ujug datang pada hari perkiraan selesai).

Dan Alhamdulillah, passport kami selesai tepat waktu :)
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

5 komentar

  1. ihh ikut2an nih nulis postingan visa wkwkwk

    BalasHapus
  2. Mau nanya donk, untuk visa d2 tidak perlu certificate of Health (TB)?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Gilang, perkenalkan saya Bayu. keren mas testimoninya, aku mau nanya mas berkaitan dengan bukti keuangan USD 10.000 hehehe. gmana ya mas caranya yg bisa buat ngumpulin 10.000 dolar itu? ya emang rekening dikluargaku nggak mncukupi utk smntara hehehe

      Hapus
    2. Halo Bayu.. salam kenal...
      btw, Bayu mau bikin visa apa? D2 juga?

      Waktu itu sih saya pinjem uang ke temen-temen dan saudara. Setelah semua terkumpul dan cetak rekening koran, saya langsung kembalikan lagi semua uangnya.

      Hapus