Sajojo di International Days PKNU

No Comments
Awal
Ada international days? Peduli amat. Begitu tanggapan saya, saat saya menerima email pemberitahuan ini dari international office. Ketika email itu dikirimkan, tampaknya tidak ada yang terlalu peduli.

Namun,ini semua berubah ketika H-1 pendaftaran. Group chatting kakaotalk tiba tiba ramai membicarakan ini. Saya masih tidak peduli karena masih banyak hal yang harus dikerjakan dari pada ikut nimbrung memikirkan international days ini.

Setelah pendaftaran dan tim Indonesia memastikan untuk mengikuti acara ini, saya masih tidak peduli. Tetapi, tiba tiba saya diajak oleh SPL untuk berpartisipasi dalam performance Indonesia di international days ini. Anehnya, tanpa berpikir panjang, saya langsung meng-iya kan ajakan tersebut. Dari awalnya tidak peduli menjadi tiba tiba tertarik untuk berpartisipasi.

Pada international days ini, kami berencana untuk menampilkan nyayian yamko rambe yambo, tarian sajojo, serta nanyian heal the world. Hmmm.. kelihatannya sangat menarik. Acara International days ini berlangsung pada hari Selasa, 17 Mei 2016. Latihan perdana dimulai pada hari Kamis 12 Mei 2016. Ya, persiapan kami memang sangat singkat, kurang dari seminggu.

Latihannya hampir setiap hari. Namun, saya hanya datang pada hari Jumat, Sabtu, dan Senin. Cuma tiga kali. Itu termasuk membuat properti berupa rok rambe-rambe dari koran bekas.

Latihan berlangsung dengan sangat seru. Saya menganggap itu sebagai senam irama. Karena setelah selesai latiha pasti keringat mengucur deras.

Saya yang tak terbiasa bergerak, terutama menari, berusaha sebisa mungkin agar bisa terlihat seolah-oleh bisa menari. hahahaha.. penuh sandiwara.

Pasti Juara 1
Sejak awal latihan, kami memiliki satu semangat, yaitu menjadi juara satu. Bodo amat kelompok negara lain mau menampilkan apa, yang penting kami tampil maksimal. Meskipin susah sekali untuk berkumpul full team, tapi tak masalah bagi kami. Bila yang datang cuma baru 10 dari 16 orang, latihan tetap gaspol.

Biasanya latihan itu dimulai dari jam 7 malam di jangbogo building. Itupun hanya sampai jam 10 saja karena jangbogo hanya available sampai jam segitu. Mau latihan diluar? dingin ah.. haha. 

Berbekal semangat untuk menjadi juara 1, kami latihan dengan serius (tapi santai). FYI, tahun-tahun sebelumnya tim Indonesia meraih juara 3 dan 2. Ya, tahun ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menjadi juara pertama!

The Day
Kami tampil di urutan terakhir, yaitu urutan ke 10. Setelah berganti pakaian dengan atasan hitam dan rok rumbai-rumbai, wajah kami didandani dengan tinta bekas cap.haha .. Tak mengapa yang penting terlihat ambisnya. Ya meskipun khawatir juga sih jerawat bertambah banyak.

Pada pukul 5.20 kami tampil, ini dia penampilan kami:

Saya benar-benar merasa senang saat tampil. Maksimalin aja. Mungkin bagi yang melihat video diatas, saya terlihat sangat lebay. Tapi tak mengapa. Maksimalis lebih baik dari minimalis pada konteks ini.

Penonton bersorai-sorai saat kami tampil. Itu membuat kami semakin bersemangat.

Result
Alhamdulillah setelah bersajojo untuk meng-heal the world, kami berhasil menjadi juara pertama pada International days tahun ini.



Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar