Kisah klasik untuk masa depan

No Comments
Bersenandung ria merupakan salah satu cara untuk melepaskan penat. Kebiasaan ini mulai tercipta ketika saya menimba ilmu di negeri LG dan Samsung. "Norae" istilahnya, atau kita lebih akrab menyebutnya karaoke.

Ketika berada di noraebang (tempat karaoke di Korea), kami selalu kehilangan satu hal, yaitu lagu-lagu Indonesia. Jikalau ada, kami harus pergi ke noraebang mahal dan lagu Indonesia yang tersedia pun hanya lagu lawas. 

Malam ini, kami merasakan hal yang berbeda. Kami bisa menemukan hampir semua lagu berbahasa Indonesia. Ya, karena kami tidak sedang berada di Hanguk. Malam ini secara random dan dadakan, kami pergi ke sebuah tempat karaoke di Bandung.

Poin untuk postingan ini sebenarnya bukanlah tentang karaoke, melainkan tentang lagu terakhir yang kami nyanyikan di tempat tersebut.

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tidak bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua

[Chorus:]
Sampai jumpa kawanku
S'moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S'moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan
Di hari nanti...

[Chorus]

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

--Sheila on seven, Kisah klasik untuk masa depan

Tetiba, saya terdiam saat mendengar lagu tersebut. Maknanya sangatlah dalam. Kisah klasik untuk masa depan. 

Berbicara tentang ini, saya harus kembali mengingat konsep waktu. Waktu tidak akan kembali, ia akan terus melaju tak peduli apapun yang terjadi. Hal yang bisa manusia lakukan hanyalah menciptakan kisah di atas perjalanan waktu tersebut. Kisah itu bisa menjadi bermakna ataupun tidak, bergantung pada kita. Kitalah yang memiliki kendali terhadap pilihan tersebut.

Setiap masa punya cerita. Setiap cerita punya pemerannya. Setiap peran memiliki kesan. Dan Setiap kesan memiliki pembelajaran. 

Mengenal banyak orang dan menciptakan kisah  dengan orang-orang tersebut adalah hal yang sangat menyenangkan. Cerita ini sangat berharga seperti harta. Cerita dan pengalaman tidak hanya bisa untuk dikenang, melainkan juga untuk diwariskan dan diambil hikmahnya.

Semoga semua hal yang terjadi saat ini, dengan siapapun saya mengalaminya, bisa menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.




Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

Kawan, semoga sukses selalu dimanapun kalian berada. Semoga cerita yang telah tercipta menjadi sebuah alasan untuk kita bertemu lagi dan menciptakan cerita-cerita lain yang lebih bermakna.


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar